alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 November 2016

APRESIASI SISWA TERHADAP GURU

Untuk memeriahkan peringatan hari guru, para siswa diberi kesempatan untuk membuat puisi, poster, gambar atau karya-karya yang lain sebagai bentuk apresiasi terhadap guru. Karya-karya ini selanjutnya akan dipajang di aula.

Selesai upacara, para siswa menuju kelasnya masing-masing untuk membuat karya. Karya ini bersifat individu bukan atas nama kelas. Satu jam kemudian pengurus OSIS mulai membentangkan 2 shaf tali rafia mengelilingi aula. Dibantu oleh pengurus OSIS, para siswa kemudian memasang karya-karya mereka menggunakan isolasi.

Sembari mereka memasang karya-karya mereka, para guru, staf TU dan siswa yang lain mulai mengamati, melihat, dan membaca karya-karya tersebut. Berbagai ungkapan dan penghargaan terhadap guru disampaikan melalui karya-karya tersebut. Karya berupa puisi, cerpen, karikatur, kritik, kuis, atau hanya sekedar ucapan ‘selamat hari guru’ dipajang mengelilingi aula. Karya tersebut tidak hanya menggunakan Bahasa Indonesia, namun juga menggunakan Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, Bahasa Perancis, bahkan Bahasa Korea dan Bahasa Thailand. Kedua bahasa yang terakhir tidak diaajarkan di sekolahku.

Kegiatan ini ternyata tidak hanya sebagai ajang pameran, namun dimanfaatkan untuk berfoto-foto. Tidak hanya selfie, para siswa juga mengajak bapak ibu guru dan staf TU untuk berfoto bersama.


Selain diminta untuk berfoto bersama, aku juga berkali-kali diminta untuk mengambilkan foto. 
Oh... aku sungguh terharu.

Ini foto dari karya-karya mereka :
























Sabtu, 08 Oktober 2016

LOMBA FILM PENDEK

Dalam kegiatan“Language Days And Mini FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional)”, aku dipercaya menjadi salah satu juri lomba film pendek bersama Pak Yayan dan Bu Titin.
Sebagai juri, kami harus mengetahui dan memahami kriteria penilaian.

Kriteria Film Pendek mencakup Kriteria Isi, Kriteria Teknis, dan Kriteria Administratif.
1.       Kriteria Isi
·         Kesesuaian dengan tema : 1. Go Green, 2. Kekerasan, 3. Narkoba
·         Isi film harus menarik, komunikatif, dan inspiratif.
o   Menarik: Konsep  Road  Movie  akan menggambarkan lokasi sekolah yang menjadi latar belakang dari cerita dan pesan yang akan disampaikan.
o   Komunikatif: Kekuatan film adalah menggunakan unsur gambar (visual) dalam menuturkan cerita atau menyampaikan pesan. Unsur suara (dialog, musik,  Sound  effect) tetap dapat digunakan sebagai penunjang.
o   Inspiratif: Isi Film dapat membangkitkan kesadaran masyarakat umum khususnya para pemuda dan pelajar bahwa pendidikan memiliki peran dalam pembentukan karakter anak bangsa.
·         Merupakan ekspresi yang bersifat bebas tetapi tetap menjaga nilai-nilai kesopanan, tidak  menyinggung SARA, dan tidak mengandung unsur pornografi.
·         Menekankan ide atau gagasan dengan tetap mempertimbangkan unsur keindahan dari  sudut teknis, baik kamera, artistik, pengadeganan, musik, dan editing.
·         Kerangka Isi Karya Film (Kerangka Program)
1)      Starting : Logo Sekolah
2)      Opening : Main Title
3)      Content (Isi Film)
4)      Ending: Fade Out
5)      Closing:
-Credit Title (Nama Pemain dan Tim Produksi)
- Ucapan Terimakasih/Dedikasi
- Blank
2.       Kriteria Teknis
a. Durasi Film: Maksimal 5 (lima) menit.
b. Film dibuat dengan memanfaatkan teknologi digital, dengan ketentuan:
1) Menggunakan kamera digital (DSLR,  Handy- Cam, GoPro, dsb.) atau piranti (gadget) jenis lainnya yang menggunakan  format HD (High Definition).
2) Hasil Akhir berbentuk data, dengan alternative format:
• Quicktime Movie (mov), sound rate:  48.000 khz, size: 16 bit. 25 Fps, dengan Aspec Ratio: 16:9.
• Mpeg 4 (Mp 4), Image size: 1920x1080 HD,
• 1280x720 HD, 25 Fps, Audio: Rate 48000 khz size 16 bit, dengan Aspec Ratio: 16:9
c. Tidak menggunakan footage, dan stock-shot gambar yang dibuat oleh orang di luar anggota tim.
d. Boleh menggunakan musik/lagu.
3.       Kriteria Administratif  
a.       Peserta lomba : 5 orang
b.      Gambar diambil pada tanggal 3-4 Oktober 2016
c.       Lokasi pengambilan gambar: 80 % di sekolah, 20 % di luar sekolah.
d.       IDE POKOK dirumuskan dalam satu kalimat  yang berisi gagasan dasar. Gagasan dasar ini merupakan pesan yang ingin disampaikan kepada penonton.
e.      SINOPSIS sebanyak 1 (satu) paragraf.
f.        SKENARIO yang harus selesai dalam waktu yang telah ditetapkan.
g.       Hasil karya dikumpulkan paling lambat pada Rabu, tanggal 5 Oktober 2016.

Sebenarnya, seperti dalam FFI atau piala Oscar, ada beberapa kategori yang seharusnya diapresiasi yaitu:

  1. Aktor Utama Terbaik
  2. Aktris Utama Terbaik
  3. Sutradara Terbaik
  4. Aktor Pendukung Terbaik
  5. Aktris Pendukung Terbaik
  6. Lagu Asli Terbaik
  7. Skenario Terbaik
  8. Sinematografi Terbaik
  9. Naskah Terbaik
  10. Efek Visual Terbaik
  11. Sound Editing Terbaik
  12. Sound Mixing Terbaik
  13. Editing Film Terbaik
  14. Desain Kostum Terbaik
  15. Desain Produksi Terbaik
  16. Tata Musik Terbaik
  17. Make-Up Terbaik

Namun sayang semua kategori tersebut belum bisa diapresiasi. Lagi-lagi kendala dana dan anggaran. Penilaian hanya satu yaitu film pendek terbaik.

Dari hasil karya para siswa tersebut, aku berkesimpulan bahwa para siswa mempunyai bakat cinematografi. Dengan kamera dan fasilitas sederhana, para siswa telah menghasilkan karya dengan ide-ide yang cemerlang. Bakat ini harus dibina dan dikembangkan secara terus menerus.

Mudah-mudahan akan terbentuk komunitas film yang bisa menampung dan mengembangkan kemampuan mereka. Mudah-mudahan juga ada festival film tahunan di sekolahku.

Selasa, 23 Agustus 2016

PESANAN PUISI

Pagi-pagi kemarin, Bu Arie tergopoh-gopoh mencariku.
"Pak, tolong buatkan puisi perjuangan untuk lomba siswa"
"Lha kok saya? Kan ada guru Bahasa Indonesia." tanyaku
"Aku tuh kalau sudah percaya sama orang ya sudah. Ayolah Pak... bisa ya, please!"
"Buat kapan Bu?" tanyaku
"Besok pagi harus jadi"
"Walah... mendadak amat," kataku
"Iya.. bisa ya Pak," desaknya.
"Aku tak janji bu. Kalau mood saya nggak keluar, jangan salahkan saya."

Pagi ini, aku baru ingat ada pesanan puisi. Puisinya sama sekali belum jadi. Tapi Bu Arie pun belum menagih padahal sejak tadi beliau lalu lalang di depanku.

Hehe...sama-sama lupa.

Tapi aku konsekuen untuk membuatkan puisi sederhana. Inilah puisinya

AKU BERJANJI

Kawan… aku berjanji kepadamu
Untuk berbakti kepada negeri ini
Untuk mengabdi kepada negeri ini
Kau pegang saja janjiku kawan
Aku takan mengingkari
Walau sampai mati
Walau sampai nafasku terhenti
Aku berjanji
Kan kukibarkan merah putihku
Kan kupertahankan garudaku
Untuk negeri ini jiwaku kuserahkan
Untuk negeri ini ragaku kupasrahkan
Kawan… aku berjanji