alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar
Tampilkan postingan dengan label juara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label juara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Agustus 2016

ANAKKU JADI BINTANG IKLAN

Baru saja aku tiba di Kelas, para siswa sudah riuh rendah saling berebut untuk bicara.

“Pak, anak Bapak pinter ya Pak. Juara satu se-Kabupaten,” kata salah satu siswa di sebelah kiri
“Anak Bapak cantik ya Pak,” kata siswa yang lain.

Aku tak mengerti dengan pembicaraan mereka.

“Hai... kalian tahu dari mana anak saya juara satu dan cantik?” tanyaku penasaran.
“Tadi fotonya ditayangkan pakai LCD Pak,” jawab Leli
“Siapa yang menayangkan?” tanyaku lebih lanjut.
“GO Pak,” katanya lebih lanjut.
“Oh... GO. Iya anak saya les di GO. Kebetulan nilai Ujiannya tertinggi se-kabupaten. Jadi, dijadikan bintang iklan,” jelasku.

Dua jam sebelum aku masuk di kelas ini, ada tes kemampuan belajar yang diselenggarakan oleh salah satu lembaga bimbingan belajar dan tentu saja sekalian berpromosi. Mungkin karena kebetulan anakku memperoleh nilai ujian tertinggi tingkat SD se-kabupaten, maka menjadi sarana paling efektif untuk promosi.

“Cantik ya Pak,” celetuk salah satu siswa laki-laki
“Kalau itu gen dari ayahnya,” jawabku
“Huuuuu,” protes mereka serempak.
“Dapat honor dong Pak?” tanya yang lain
“Bukan honor tapi hadiah 1.250.000 rupiah,” jawabku
“Wah hebat ya,” gumam yang lain
“Apa sih resepnya jadi pintar Pak?” tanya yang lain.
“Ya belajar lah,” jawabku singkat


Cukup. Pelajaranpun segera kumulai.

Minggu, 08 Februari 2015

MENULIS

Aku hanya ingin berbagi pengalaman. Walaupun sudah kadaluwarsa, tapi tak apalah. Mudah-mudahan bermanfaat. Seperti ini pengalamanku:
Tak kusangka tulisanku yang apa adanya ternyata mendapat juara 3 lomba menulis tentang persahabatan. Padahal menurutku tulisanku tak bagus, meloncat-loncat dan apa adanya.

Lomba tersebut diselenggarakan oleh Daihatsu dalam rangka ulang tahunnya yang ke 105 pada tahun 2012 yang lalu. Pada tanggal 23 Nopember 2012 aku harus mengikuti babak final di Jakarta. Setelah mengikuti beberapa tahap penjurian, aku tak menduga ternyata ceritaku meraih juara ke-3. Hadiahnya adalah paket wisata ke Bali.

Ada hikmah yang bisa diambil dari hasil ini. Menulis tidak harus bagus. Menulis harus dari hati. Menulis sebaiknya dari pengalaman pribadi. Seseorang tertarik dengan sebuah cerita karena unik dan pengalaman pribadi adalah sesuatu yang unik yang tidak mungkin dimiliki oleh orang lain. Sebuah pengalaman tak mungkin sama antara satu orang dengan orang lainnya. Mungkin peristiwanya sama tapi rasa dan penyikapan seseorang terhadap peristiwa tersebut pasti berbeda.

Maka, ayo siapapun kalian. Menulislah tentang diri kalian karena aku pun ingin membaca pengalaman kalian.